SELAMAT DATANG DI BLOG SPECIAL, ANDA PENGUNJUNG KE:

05 September 2008

PUSARA DI DALAM KAMAR


Kita diperintahkan untuk banyak mengingat mati karena dengan mengingat mati akan memberikan manfaat yang banyak, antara lain misi dan visi hidup kita akan lebih terarah, tujuan hidup menjadi lebih jelas. Hidup di dunia ini selaksa mampir minum disebuah warung, sangat singkat. Bagaimana tidak, kita hidup paling sekitar 60 an tahun, sementara di alam kubur kita akan ada di sana sampai Hari Kiamat, yang bisa jadi cuman sebentar atau bahkan sampai beribu-ribu tahun, hanya Alloh Yang Maha Tahu. Akhirnya, kita akan bakal masuk ke Alam Akhirat, alam dimana kita bakal kekal selama-lamanya, alam yang ada pangkal tapi tak berujung. Apabila selama di dunia ini kita salah melangkah maka akan terjadi penyesalan yang tiada akhir di Alam Akhirat kelak. Mohon maaf Blogger, apa yang saya sampaikan hanya sekedar kewajiban menasihati sesama Muslim.
Blogger, ada satu cara yang dilakukan untuk mengingat kematian yang dilakukan salah seorang penghuni hotel. Sebut saja Mr. Iman, dia seorang Manager di sebuah perusahaan Leasing, yakni dengan membawa Pusara ke dalam kamarnya. Wah serem juga tuh, cuman aku belum tahu yang tertulis disitu jangan-jangan mantan pacarnya ya ? Sayangnya Mr. Iman tinggalnya dilantai 2, coba kalau di lantai 1 akan saya sarankan sekalian membuat liang kubur dibawah kasurnya sperti yang dilakukan oleh Ryan. Ya, memang banyak yang aneh-aneh ulah penghuni hotel ini.
Permasalahan yang timbul, apakah cara yang dilakukan oleh Mr. Iman memang disyariatkan ? Ada dua hal yang harus dipenuhi untuk diterimanya Ibadah kepada Alloh SWT;
1. Niat ikhlas karena Alloh SWT semata.
2. Ittiba' (mengikuti cara yang dilakukan oler Rosululloh SAW).
Apakah mengingat mati dengan cara demikian termasuk beribadah ?Al Qur'an dalam Surah Adz Dzariyat 56 memberikan gambaran tentang tujuan hidup manusia; "Dan tidaklah diciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah." Jadi kalau memang diniatkan untuk ibadah, sekali lagi kita perlu mengikuti cara-cara yang disyariatkan, antara lain ziarah kubur, melayat, mensholatkan jenazah dan menghantarkan sampai ke pemakaman. Wallohu A'lam.
Blogger, mohon maaf bila ada kesalahan dan kepada Alloh hamba mohon ampun. Silahkan tinggalkan komentar untuk saling menasihati.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

kalo menurut sy tempat hunian itu bukan ht tapi rm,aneh arek sby yg satu ini.08159950149

dori mengatakan...

Ya, disini memang tempat berkumpulnya yang aneh-aneh. Tq, dan juga atas HP-nya.