SELAMAT DATANG DI BLOG SPECIAL, ANDA PENGUNJUNG KE:

18 Juli 2008

UNDANGAN SUDAH DISEBAR CALON SUAMI AMBYAR

Sebut saja namanya Melati, seorang gadis asal Sragen Jawa Tengah, bekerja di sebuah Kapal Pesiar Mewah. Hem……karena seringnya adegan adegan syur di Kapal, akhirnya Melati berpacaran dengan Frank, kawan kerja di Kapal yang tulen dari Perancis. Bisa dibayangkan seperti Love Story-nya dua insane di Kapal Pesiar Titanic. Bagian-bagian serunya tidak bisa terungkap karena hanya mereka berdua yang tahu disamping sebagian penumpang/awak kapal, Tuhan, Malaikat dan tak ketinggalan Sang Aktor Intelektual bernama Syetan Laknatulloh. Bukankah Syetan telah bersumpah:”Akan aku jadikan indah di mata manusia segala sesuatu yang menyesatkan.” Maka berhati-hatilah terhadap tipu dayanya.

Keduanya sepakat untuk bertemu kedua orang tua Melati dengan maksud memohon restu untuk menikah. Namun saying, orang tua Melati tidak mau punya menantu Londo Perancis. Karena putus asa, keduanya kabur dari rumah dan terdampar di Hotel tempatku bermukim, tepatnya di lantai 3 satu blok dengan kamarku. Setelah sekitar 4 bulan mereka berdua tinggal bersama menikmati KKN (Kumpul Kebo Nikmat), akhirnya orang tua melati menyetujui keduanya untuk menikah. Alangkah berbahagia dan berbunga-bunganya hati Melati. Setiap hari mereka berdua kelihatan begitu mesra.

Melati akhirnya izin pulang pada sang pacar untuk mempersiapkan segala pernik pernikahan, undangan sudah disebar, gedung sudah dibooking, dan persiapan lain tengah dilakukan. Begitu cerianya Melati, dan saat pulang ke Hotel hendak menemui lelaki pujaan hatinya, alangkah terkejutnya ia, ternyata di kamarnya kosong, bahkan barang2 milik sang pacar juga tidak ada sama sekali. Melati berusaha menelpon Frank, tapi berkali-kali telpon tidak diangkat sama sekali. Akhirnya Frank kirim SMS singkat dan tegas yang terjemahan bebasnya :”Sory, aku tidak jadi kawin sama kamu, saat ini aku sudah berada di Cape Town, Afrika Selatan.” Hancur luluhlah hati Melati, dan hari itu juga dia langsung Check Out dari Hotel. Satu kalimat yang membuat iba sebelum meninggalkan hotel: ”Pak, tolong doain saya semoga kuat menghadapi musibah ini, saya sangat malu sama keluarga dan orang-orang kampong saya.”

Blogger, marilah kita saling menasehati, agar berhati-hati dalam bertindak, tetaplah berpegang teguh pada norma-norma Agama dan jalani kehidupan sesuai tuntunan, bagi Ummat Islam, teladanilah Rosululloh. Insya Alloh akan selamat dunia akhirat. Maaf saya tidak tahu apakah Melati Muslim, jika Muslim, sesuai keyakinanku, maka aku ikut berdo’a agar Alloh membukakan pintu hidayah, pintu taubat kepadamu sehingga kembali ke jalan yang benar. Alloh Maha penerima Taubat, meski dosa manusia sebanyak buih lautan. Amin3x.

2 komentar:

Retty, Denpasar mengatakan...

Karsiman banget tuh cewek, makanya jangan suka jual diri dengan murah. Orang bule diajak kumpul kebo ya memang gaweannya. Resiko mana dia mau tahu, dikau sendiri yang rudi lah.

Budak Palembang mengatakan...

Lemak nian tu Bule, seharusnyo dio dah bayar pake dollar sekranjang. Budak betino kurang gawe, kawin bae sama wong kito.